19 Maret 2016

Kupas Tuntas Rahasia Belajar Orang Yahudi Part 1




Pengantar Penulis
            Bila ada pertanyaan, orang-orang dari golongan manakah yang banyak menghasilkan penemuan spektakuler dalam bidang teknologi, kedokteran, politik, ekonomi, social, dan bidang-bidang keilmuan lainnya? Tentu, jawabannya adalah golongan orang-orang yahudi. tanpa bermaksud menafikan salah satu agama, memang kenyataannya orang-orang yahudi-lah yang menguasai dunia.
            Pernahkah anda mendengar nama Albert Einstein? kecerdasan tokoh  fisika yang dikenal dunia ini telah mempengaruhi miliaran manusia dimuka bumi. Ia diakui oleh dunia sebagai ilmuan terbesar abad ke-20. dialah orang yang pertama di muka bumi yang menemukan teori relativitas yang banyak menyumbang bagi pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistic, dan kosmologi. Dan, siapakh Albert Einstein? Ia adalah orang yahudi.
            Selain Albert Einstein, tentu masih sangat banyak orang yahudi lain yang menguasai dunia dengan kecerdasan otak mereka. dalam sejarah, kita tidak bisa menutup mata terhadap kegeniusan orang-orang yahudi hingga bisa mewarnai kehidupan manusia dalam segala bidang. Sebut saja, Ibrahim Patriak. Sejak zaman klasik hingga abad komtemporer, tkoh ini merupakan salah satu dari sekian keturunan yahudi yang dianggap suci.
            Lalu pada abad ke-20, dunia digemparkan oleh sosok seperti Sigmund Freud yang dikenal sebagai Bapak Psikoanalisis, Karl Marx yang dikenal sebagai pencetus paham komunisme, Jonas Dr’s Salk dan Albert Sabin yang dikenal sebagai penemu Vaksin Polio, serta para penemu bom atom pertama seperti Felix Bloch, Neils Bohr, Otto Frisch, Robert Oppenheimer, Leo Szilard, dan Edward Teller.
            Kita tidak bisa mengelak, orang-orang yhaudi adalah golongan orang-orang cerdas. bahkan saking tingginya kecerdasan orang-orang yahudi, mereka menjadi penguasa dunia dalam bidang fisika nuklir di Eropa pada tahun 1930-an sehingga kita mengenalnya dengan sebutan “Fisika Yahudi”.
            Selain nama-nama diatas, keturunan yahudi lainnya seperti George Soros, Max Factor, dan Adam Citroen juga memiliki kecerdasan yang memukau dunia. Nama mereka bisa kita lihat pada mobil-mobil buatan prancis sebagai ikon dari dunia bisnis yang mempengaruhi peradaban ekonomi di Eropa, bahkan Asia. Tidak hanya itu, orang-orang yahudi lainnya juga menguasai aspek pendidikan pada abad pertengahan di Spanyol. Hampir 50% ilmuwan dibidang pendidikan berasal dari keturunan orang-orang yahudi Spanyol, yang kemudian menghasilkan banyak penemuan, konsep, serta teori, dalam bidang pendidikan yang mempengaruhi dunia.
            Mungkin anda belum menyadari bahwa hingga saat ini, lebih dari 25% professor di Amerika Serikat adalah orang-orang Yahudi yang tersebar diberbagai perguruan tinggi ternama. Bahkan, di tiga perguruan tinggi terbesar di Amerika Serikat, seperti Harvard University, Cornell University, dan Princeton University, juga dihuni oleh lebih dari 30% otang Yahudi, baik mahasiswa maupun tenaga pengajarnya.
            Dalam musik pun demikian. Nama-nama seperti Yascha Heifetz, Daniel Burnbaum, Issac Stern, dan Arthur Rubinstein telah lama diakui dunia dalam kiprah mereka di dunia music, khususnya music klasik. Dalam dunia perfilman juga banyak sekali orang yahudi yang turut andil, seperti The Marx Brother, Billy Crystal, Steven spielberg, Harrison, Bette Midler, Mel Brooks, dan Woody Allen. Dalam dunia hiburan orang-orang Yahudi seperti Larry King, Barbara Streisand, Mandy Patinkin, Billy Joel, Simon, Garfunkel, Paul Anka, Jerry Seinfeld, Jackie Mason, Marcel Marceau, French Mime, William Shatner, dan Leonard Nimoy, sukses di dunia hiburan dan dikagumi dunia. ini semua semakin membuktikan bahwa orang-orang Yahudi memang memiliki kecerdasan luar biasa.
            Anda tentu mengenal nama Mark zuckerberg. Dialah penemu dan pendiri Facebook yang telah berhasil menjadi manusia terkaya di dunia dalam usia yang relative masih sangat muda, yaitu di bawah 25 tahun. dan, tahukah anda bahwa ia adalah orang Yahudi? kecerdasannya dalam mendirikan situs jejaring social bernama Facebook itu membuatnya masuk dalam daftar orang terkaya didunia, bahkan menyalip posisi pemilik Apple, steve Job, serta pemilik News corp, Rupert Murdoch, dalam daftar 400 orang  terkaya di Amerika Serikat versi majalah Forbes. Meskipun belum mampu mengalahkan Bill Gates, namun Mark Zukerberg berhasil dinobatkan sebagai orang ke-35 terkaya di Amerika Serikat. Sungguh mengagumkan kecerdasan orang-orang Yahudi.  
            Dengan fakta kecerdasan orang-orang Yahudi, tidak mengherankan apabila bangsa Yahudi dikenal sebagai bangsa “SuperCerdas”. Banyak bangsa didunia yang berguru kepada bangsa Yahudi dalam hal keberhasilan, kecerdasan, dan ketekunan. tidak ada golongan yang menolak label bangsa Yahudi sebagai bangsa yang cerdas, baik dari kalangan Islam, Kristen, Katolik, Buddha, hindu, maupun agama atau aliran kepercayaan lainnya. tidak hanya terbukti di masa lampau, tetapi dimasa sekarang pun kecerdasan orang-orang Yahudi terbukti dan tidak bisa dibantah.
            Saking cerdasnya orang-orang Yahudi, sebanyak 102 dari 270 orang yang telah memenangkan penghargaan hadiah Nobel Perdamaian adalah Orang Yahudi, dari pertama kali dianugerahkan pada tahun 1901 hingga saat ini. Dengan demikian, lebih dari 35% peraih Nobel adalah orang-orang Yahudi.
            Lantas, yang menjadi pertanyaan adalah mengapa orang-orang Yahudi memiliki kecerdasan lebih dibandingkan golongan lain? Apa rahasia kecerdasan orang-orang Yahudi sehingga mereka bisa menguasai dunia dan menjadi kiblat miliaran manusia dimuka bumi? tentu, jawabannya bukan semata-mata karna takdir tuhan. Sebab, tuham memberikan kelebihan dan potensi yang sama pada setiap manusia. Usaha manusialah yang bisa membedakan nasib, kecerdasan, dan kemampuan antara manusia satu dengan yang lain.
            Artinya, kecerdasan orang-orang Yahudi tidak semat-mata turun dari langit tanpa perantara ilmiah, pasti ada rahasia dibalik semua itu yang membuat mereka unggul dalam segala bidang. Rahasia inilah yang akan dibahas secara tuntas dalam buku ini. Buku ini akan menguak semua rahasia dibalik kecerdasan orang-orang Yahudi sehingga membuat mereka mampu mengungguli bangsa-bangsa lain. bila orang Yahudi cerdas dan mampu memukau dunia, tentu anda juga bisa. persoalannya hanya terletak pada apakah anda ingin mempraktikkan daya dan upaya (baca:rahasia) sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi tersebut ataukah tidak.
            Jika anda ingin menjadi manusia genius, dikagumi, dan dikenal banyak orang sebagaimana tokoh-tokoh Yahudi yang telah disebutkan di atas, maka buku ini sangat tepat untuk and abaca. Buku ini akan membuat otak anda cerdas secerdas Albert Eistein, Sigmund Freud, Karl Marx, Jonas Dr’s Salk, Albert Sabin, dan puluhan orang Yahudi lainnya yang menggetarkan dunia dengan kecerdasan mereka.
Namun, yang harus anda ingat adalah buku ini tidak bermaksud menggiring anda untuk mengikuti ideology, kepercayaan, ataupun agama mereka. akan tetapi, buku ini hanya mengajak anda untuk belajar mengikuti orang-orang Yahudi dalam konteks kecerdasan otak mereka secara alamiah. Jadi, perlu ditegaskan disini bahwa penulis tidak menyimpan misi agama dalam buku ini. Terlebih, penulis juga penganut Yahudi, namun tetap mengagumi kecerdasan orang-orang Yahudi.
Hal yang perlu anda ketahui adalah buku ini tidak mengetengahkan mitos maupun takhayul seputar kecerdasan orang-orang Yahudi. Anda akan diajak untuk berpikir jernih, rasional, serta menyadari bahwa pada hakikatnya setiap manusia mempunyai kemampuan, potensi, dan usaha untuk menjadi orang cerdas. Kecerdasan orang Yahudi bukan semata-mata karna takdir. Mereka menjadi orang cerdas yang dikenal dunia melalui usaha yang sangat alamiah. Dan, inilah yang akan menjadi ulasan utama dalam buku ini. kajian dalam buku ini akan menyadarkan anda bahwa Tuhan tidak hanya menganugerahkan kecerdasan kepada orang-orang Yahudi saja. Tetapi, Tuhan juga berbuat adil dengan memberi potensi kepada setiap mahluk-Nya.
Tidak lupa penulis ucapkan terima kasih tak terhingga kepada beberapa pihak yang telah memberikan kontribusi atas selesainya penulisan buku ini, di antaranya Arini Fahkhataeni, hibbanil Karim, dan Nurfadilah atas keikhlasan doanya. Tentu masih banyak kekurangan – bahkan mungkin – kesalahan-dalam buku ini. Oleh karna itu, penulis sangat terbuka menerima segala kritik dan saran konstruktif dari para pembaca demi perbaikan buku ini di masa mendatang.
Terakhir, penulis berharap semoga buku ini dapat memberikan manfaat positif bagi seluruh pembaca, khususnya dlam hal meningkatkan kecerdasan otak sehingga mampu menghasilkan sesuatu yang sangat bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, bangsa, dan Negara.

                                                                                                              Diandra Wicaksono



                                                                                                                                                Daftar Isi
Pengantar Penulis
Daftar Isi
1.      Tingkat Kecerdasan Orang-Orang Yahudi
2.      Beberapa Orang Yahudi yang Menguasai Dunia dari Zaman Klasik hingga saat ini
A.     Beberapa Orang Yahudi yang Berpengaruh di Dunia
B.     Orang-Orang Yahudi Lain yang Terkenal
3.      Rahasia Pembinaan Otak sejak Dalam Kandungan
A.     Mendengarkan dan Bermain Musik
B.     Mengerjakan Soal Matematika
C.     Makanan Para Ibu Yahudi saat Hamil
D.     Menjauhi Asap Rokok
4.      Rahasia Genetika
A.     Menjaga Gen (keturunan) Ashkenazim
B.     Penderitaan Hidup dan Trauma Sosial
5.      Rahasia Pembinaan di Masa Kecil
A.     Penguasaan Bahasa sejak Dini
B.     Kewajiban Bermain Musik
C.     Pelajaran Wajib
6.      Rahasia Imajinasi Kaum Yahudi
A.     Rahasia Faktor Sejarah Ketajaman Daya Imajinasi Yahudi
B.     Pengaruh Imajinasi terhadap Etos Kerja Yahudi
C.     Tips Kaum Yahudi Mewujudkan Imajinasi Menjadi Nyata
7.      Rahasia Hidup Serba terampil
A.     Ciri Spekulasi Kaum Yahudi
B.     Kemampuan Yahudi dalam Beradaptasi
8.      Rahasia Prinsip Belajar Orang-Orang Yahudi
A.     Prinsip Bertanya (keingintahuan)
B.     Belajar dan Bertanya Tanpa Tekanan
C.     Tingkat Kognitif Pertanyaan Orang Yahudi
D.     Prinsip “Tidak Ada Kata Mutlak”
9.      Rahasia Menajamkan Daya Ingat
A.     Membayangkan Gambar dalam Pikiran
B.     Menstrukturkan Informasi
C.     Mencari Perantara
D.     Simbol
E.      Pendekatan Multimodel
F.      Menjaga Faktor Makanan
10.  Rahasia Tempat dan Waktu Belajar yang Efektif
A.     Belajar di Dekat Air
B.     Tidak Belajar di Perpustakaan
C.     Tidak Belajar dengan Bantuan Elektronik
D.     Belajar Di Waktu Pagi

11.  Lima Tradisi Pelecut Kekuatan Jiwa dan Pencegah Lenyapnya Kekuatan Jiwa
A.     Lima Tradisi Pelecut Kekuatan Jiwa
B.     Lima Tradisi Pencegah Lenyapnya Kekuatan Jiwa
12.  Rahasia Metode Belajar Orang-Orang Yahudi
13.  Penutup
14.  Daftar Pustaka
15.  Tentang Penulis


Tingkat Kecerdasan
Orang-Orang Yahudi
Sebelum berbicara jauh tentang rahasia kecerdasan orang-orang Yahudi, Anda perlu mengetahui tingkatan kecerdasan orang-orang Yahudi yang mengagumkan itu. Sebagaimana kita ketahui, kecerdasan orang-orang Yahudi adalah fakta nyata yang paling diakui dunia dibandingkan dengan kecerdasan bangsa-bangsa lain. Karena begitu cerdasnya, sampai-sampai tidak ada golongan yang mampu melampaui prestasi yang telah ditorehkan bangsa Yahudi.
            Banyak fakta ilmiah yang bisa kita jadikan renungan, di antaranya sebagai berikut:
1.      Orang-orang Yahudi memiliki IQ (Intellectual Quotient) atau dikenal dengan kecerdasan intelektual dengan tingkatan 140 atau sekitar enam kali tingkat kecerdasan golongan lain. Dengan tingkat kecerdasan seperti ini, pantas saja bila Mark Zukerberg-salah satu dari sekian banyak orang Yahudi-sukses mendirikan Facebook dan dikagumi jutaan manusia di dunia. Atau, Larry Page dan Sergey Brian yang berhasil menciptakan situs pencari terbesar di dunia, Google. Bahkan. mungkin sekarang ini anda baru menyadari bahwa Google ternyata diciptakan oleh orang Yahudi.
2.      Orang-orang Yahudi dengan tingkat kecerdasannya yang tinggi mampu mengungguli 99,99% seluruh penduduk dunia. Padahal, jumlah orang Yahudi di muka bumi ini hanya sekitar 0,2% dari penduduk dunia. Namun, yang sangat menakjubkan adalah justru mereka berhasiln memenangkan 29% hadiah Nobel dalam bidang Sastra, kedokteran. fisika, dan kimia pada paruh kedua abad ke 20. mereka tersebar di seluruh penjuru dunia, namun pada umumnya lahir di Eropa Barat. Yang lebih menakjubkan lagi, justru mereka tumbuh cerdas, berprestasi, dan mampu mengalahkan etnis-etnis lain di tengah tekanan social, diskriminasi, maupun penganiayaan terhadap golongan mereka.
3.      Generasi manusia supercerdas dari golongan orang Yahudi tersebar diberbagai negara maju. Salah satu buktinya, pada tahun 1954, sekolah public New York City di Amerika Serikat pernah dikejutkan dengan keberadaan anak di bawah usia 15 tahun yang memiliki kecerdasan intelektual (IQ) 170. jumlah anak supercerdas itu adalah 28 anak. Yang mengagetkan adalah 24 dari mereka merupakan anak-anak yang dilahirkan dari golongan Yahudi.
4.      Kecerdasan orang-orang Yahudi yang sangst tinggi meliputi bidang kedokteran, hukum, keuangan, sastra, ilmu pengetahuan, seni kreatif, dan media.
5.      Bila dibandingkan dengan bangsa-bangsa di Eropa, kecerdasan orang-orang Yahudi masih jauh lebih unggul. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh seorang psikolog bernama Cochran menemukan bukti bahwa rata-rata IQ orang Yahudi adalah 107,5-115. Tingkat kecerdasan tersebut jelas di atas rata-rata orang Eropa yang maksimal hanya mencapai 100, itu pun sangat jarang di jumpai.


 

Beberapa Orang Yahudi
yang Menguasai Dunia
dari Zaman Klasik hingga Saat Ini
Jumlah orang Yahudi di dunia sangat sedikit bila dibandingkan dengan golongan lain, yakni sekitar 0,2% dari total penduduk dunia menurut data yang dilansir dari ms.wikipedia.org. Mereka tersebar di Amerika, Asia, Eropa, dan Afrika. Diperkirakan bahwa di setiap daerah, satu orang Yahudi harus “berkompetisi” dengan seribu orang dari golongan lain. Tetapi, faktanya, kecerdasan dan kekuatan orang Yahudi seratus kali lebih kuat dari semua golongan yang ada di dunia ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar